Tikel Balung atau Patah Tulang (Euphorbia tirucalli)

Tanaman patah tulang merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Euphorbiaceae). Tanaman patah tulang termasuk jenis tanaman semak perdu yang tumbuh tegak. Tanaman patah tulung ukuran tingginya dari 2 sampai 12 m dengan batang berkayu, bercabang banyak, dan memiliki getah putih seperti susu yang beracun. Tanaman patah tulang ini rantingnya berbentuk bulat silindris seperti pensil, beralur halus membujur, dengan ketebalan sekitar 7 mm, dan berwarna hijau. Tanaman daun patah tulang jarang, berselang-seling, terdapat pada ujung percabangan ranting yang muda, dan memiliki ukuran yang kecil. Tanaman patah tulang daunnya berbentuk lanset, dengan ukuran panjangn 7-22 mm, dan mudah rontok. Penumpu daun tanaman patah tulang memiliki ukuran yang sangat kecil berkelenjar dan berbulu halus terletak pada bagian bawah daun. Akar tanaman patah tulang tunggang berwarna putih kecoklatan.Bunga tanaman patah tulang uniseksual, tersusun dalam mangkuk, berwarna kuning kehijauan, dan bunganya muncul dari ujung ranting. Terkadang, tanaman patah tulang ini lebih banyak menghasilkan bunga jantan ketimbang bunga betina. Tanaman patah tulang berbunga pada bulan Oktober dan berbuah pada November-Desember dan penyerbukan dilakukan oleh serangga. Cara teknik budidaya penanaman, perbayakan, dan perkembangbiakan tanaman patah tulang menggunakan stek. Potong cabang segar dari cabang yangsehat. Stek harus paling sedikit 10cm panjangnya, dan sebaiknya dibiarkan kering setidaknya 24 jam sebelum tanam. Untuk keperluan hias, stek panjang 35 – 40cm biasanya diambil dan untuk stek lindung nilai hingga 1 meter panjangnya bisa digunakan. Habitat tanaman patah tulang biasanya ditemukan di semak belukar kering dan mudah dinaturalisasi dengan mudah di semak belukar, lahan hutan terbuka dan padang rumput di ketinggian hingga 2.000 meter.

Kandungan Tanaman Patah Tulang

Kandungan dalam tanaman patah tulang ini adalah glikosid, sapogenin, terpenoid.Kandungan getah tanaman patah tulang ialah senyawa euforbon, taraksasterol, α-laktuserol, eufol, senyawa damar yang menyebabkan rasa tajam ataupun kerusakan pada lendir, kautschuk (zat karet), dan zat pahit.

Manfaat Tanaman Patah Tulang Bagi Kesehatan

  1. Manfaat tanaman daun patah tulang menyembuhkan  diuretik (peluruh air seni).
  2. Tanaman patah tulang dapat menyembuhkan penyakit sakit gigi.
  3. Pohon patah tulang dan khasiatnya  batang atau kulitnya dapat dipergunakan untuk menyembuhkan patah tulang.
  4. Khasiat getah tanaman patah tulang mengeluarkan bisa ular.
  5. Manfaat getah tanaman patah tulang membuat insektisida, dan mengusir nyamuk
  6. kegunaan tanaman obat patah tulang
  7. Pohon patah tulang untuk mengobati penyakit kulit seperti kutil.
  8. pohon patah tulang obat kanker

Cara Penggunaan

  1. Tertusuk Duri, Pecahan Kaca, dsb: Bagian tubuh yang tertusuk duri atau pecahan kaca dioleskan getah patah tulang. Getah itu akan mengeluarkan sendiri duri-duri itu dari kulit.
  2. Kapalan (clavus) , kutil: ½ kg dahan dan ranting patah tulang dicuci bersih. Rebus dengan 4 liter air sampai tersisa menjadi 2 liter. Rendam bagian tubuh yang kulitnya menebal atau ada kutilnya dalam air godogan yang masih hangat, selama setengah jam. Setelah kering, oleskan param yang dibuat dari trasi yang telah ditumbuk halus, dicampur dengan putih telur, lalu dibalut.
  3. Tulang Patah (Fraktur):A. Kulit di atas tulang patah digosok dengan getah patah tulang.

    B. Kulit luar dahan patah tulang digiling halus. Tempelkan di atas tulang yang patah, lalu di balut.

    C. ¾ Genggam tangkai dan daun patah tulang, 1 genggam daun srigi, dicuci lalu digiling halus, remas dengan 4 sendok makan air garam. Hangatkan sebentar. Gunakan untuk menutup bagian tubuh yang patah. Balut dengan daun bakung/kulit randu. Ganti 2 kali sehari.

  4. Frambusia: ½ Genggam patah tulang, ½ kepalan tangan gadung cina, dicuci lalu ditumbuk halus. Aduk merata dengan 1 sendok makan getah buah gondang, dan 2 sendok makan getah buah pepaya muda. Ramuan ini dipakai untuk melumas dan menurap kulit yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
  5. Tahi Lalat Yang Membesar dan Gatal: Gosok tahi lalat dengan air jeruk nipis, lalu oleskan getah patah tulang dengan memakai kapas. Lakukan beberapa kali sehari. Bila sudah kering, ulangi lagi. Hati-hati jangan terkena mata.
  6. Sakit Gigi: Beberapa tetes getah patah tulang dilumatkan pada gigi yang sakit dan berlubang (memakai kapas bersih). Lakukan 1-2 kali sehari. Hati-hati jangan sampai mengenai gigi yang sehat.