Lerak, Alternatif Alami sebagai Detergen yang Ramah Lingkungan

Tahukah kamu? Sejak zaman dahulu lerak dikenal sebagai bahan untuk mencuci kain batik, mandi, keramas, bahkan juga untuk membersihkan perhiasan emas dan perak. Tanaman dengan nama latin Sapindus trifoliatus ini berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, dari India dan Sri Lanka, Myanmar, Malaysia, Indonesia, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, hingga Tiongkok dan Taiwan. Di Indonesia, daerah penghasil lerak terbesar adalah Kediri dan Madura di Jawa Timur, dan Banten.

Belakangan, potensi lerak mulai dilirik kembali loh Sobat. Bahkan lerak mulai dijumpai di pasaran, termasuk di toko kerajinan serba ada di kota-kota besar, dalam bentuk kemasan cair atau dalam bentuk buah yang dikeringkan. Biji lerak mengandung saponin, suatu alkaloid yang menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci.  Kelebihan detergen dari lerak ini adalah kain yang dicuci oleh sabun lerak akan awet dan tidak pudar. Jadi, pakaian Sobat akan selalu terlihat baru tuh.. hehe. Lalu bagaimana cara mengolah lerak menjadi detergen?

Cara mengolah lerak menjadi detergen sangat gampang, sobat. Siapkan biji lerak kira-kira 30 butir kemudian ambil dagingnya saja dan buang isinya kemudian masukan daging biji lerak ditambah dengan air kira-kira 3 liter kemudian rebuslah kira-kira setengah jam. Biasanya akan timbul busa, dan hal ini menandakan jika zat saponin sudah keluar dari daging biji lerak dan tercampur dengan air ketika direbus. Jika sudah demikian angkat dan dinginkan, kemudian saringlah dan masukan kedalam botol. Detergen lerak alami siap untuk digunakan.

Nah,bagi Sobat yang tertarik untuk membudidayakan tanaman lerak di rumah, Agrowisata Herbal Binagro menyediakan bibit tanaman lerak berkualitas 100% organik yang dapat dibeli oleh Sobat dengan harga yang terjangkau. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, segera kunjungi Agrowisata Herbal Binagro dan mulailah beralih ke detergen alami yang lebih ramah lingkungan!!