Kemuning

on

Nama lain kemuning sering disebut sebagai Kamuri, Kamoni, Kamone, Kajeri,ataupun Orange jessamine. Jasmine orange, Chinese box, Mock orange, Mock lime, dan Satinwood. Menurut studi, kemuning dianggap sebagai gulma invasif di Australia. Tanaman ini tumbuh berkembang yang benihnya disebarkan oleh burung, berkembang di lahan yang lembab. Beberapa orang bisa saja alergi dengan bunga kemuning yang berpotensi menyebabkan sakit kepala, sinus dan kesulitan bernafas. Tetapi berbeda dengan daun kemuning yang memiliki nilai manfaat daun kemuning untuk pelangsing yang lebih tinggi.

Kemuning merupakan pohon kecil yang hidup dan berkembang diwilayah tropis setinggi 7 meter. Tanaman ini termasuk salah satu tumbuhan yang berbunga sepanjang tahun. Ciri-ciri daun kemuning tampak glossy, terdiri dari 3 sampai 7 selebaran yang menyirip dan berbentuk bulat panjang. Tanaman ini memang sedikit berbunga, ciri bunga padat dan harum berwarna putih. Kemuning juga berbuah, ciri buah tampak berdaging, lonjong berwarna merah hingga berubah oranye, dengan panjang sekitas 2 cm.

Kemuning telah lama dibudidayakan sebagai pohon hias karena sifatnya yang keras, dapat bertoleransi terhadap tanah yang keras. Tanaman ini dapat tumbuh di tanah alkali, tanah liat, berpasir, dan tanah dengan kadar asam tinggi. Sehingga bisa dijadikan sebagai pagar tanaman dan dapat berbunga sepanjang tahun. Bunga kemuning sangat menarik dan harum sehingga menarik lebah, dan buahnya sering dimakan burung liar. Bahkan beberapa peternakan lebah madu telah menanam kemuning di dekat sarang lebah. Tanaman ini tidak hanya sebagai sumber makanan serangga, tetapi juga dapat menahan angin kencang.

Kandungan Kemuning

Daun kemuning mengandung cadinene, methyl-anthranilate, bisabolene, β-caryophyllene, geraniol, carene-3, eugenol, citronellol, methyl-salicylate, s-guaiazulene, osthole, paniculatin, tannin, dan coumurrayin. Kulit batang mengandung mexotioin, 5-7-dimethoxy-8 (2,3-dihydroxyisopentyl) coumarin. Sedangkan bunga kemuning mengandung scopoletin, dan buahnya mengandung semi-α-carotenone.

Khasiat Kemuning

  1. Rematik, keseleo, memar

Akar kemuning kering sebanyak 15-30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak dan air masing-masing 1 ½ gelas, lalu direbus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

  1. Memar
    Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit arak sambil diaduk diatas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagioan tubuh yang memar.
  2. Akar Rematik Sendi

Akar kemuning dan akar tembeleken (Lantana camara) dicuci, Tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam. Semua bahan tersebut lalu ditim. Hangat-hangat diminum sekaligus.

  1. Sakit Gigi

Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan kedalam gigi yang berlubang.

  1. Melangsingkan Badan

Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak ½ jari kelingking ditumbuk halus. Tambvahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.