Katuk, Bukan Sekedar Pelancar ASI

KATUK, BUKAN SEKEDAR PELANCAR ASI

            Daun katuk atau Sauropus androgynus merupakan sayuran yang banyak terdapat di asia tenggara. Tumbuhan yang termasuk dalam suku phyllantheae ini memiliki kandungan zat-zar yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Nutrisi yang terkandung di dalamnya antara lain vitamin A, B dan C, lemak, protein, kalsium, zat besi dan fosfor. Kandungan sterol memiliki sifat estrogenic yang memberikan efek hormonal yang memicu produksi ASI sehingga menjadi lebih banyak. Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat efektif untuk mengobati influenza.

Daun katuk bukan sekedar pelancar ASI semata melainkan memiliki khasiat lain bagi kesehatan, seperti :

  • Mengatasi gejala anemia

Kandungan efedrin yang sangat baik untuk penderita influenza, selain itu kandungan zat besi yang cukup tinggi juga mampu mengatasi gejala penyakit anemia.

  • Mencegah Osteoporosis

Kandungan kalsium hingga 2,8% sangat baik untuk mencegah osteoporosis.

  • Vitalitas pria

Daun katuk memiliki kandungan zat aktif yang mampu merangsang sintesis hormone steroid seperti progesterone dan testosterone yang mampu membangkitkan vitalitas seksual serta memacu dan meningkatkan kuantitas dan kualitas sperma.

  • Mengatasi hipertensi

Kadar kalsium yang rendah dapat memicu naiknya tekanan darah, daun katuk dengan kandungan kalsium yang tinggi mampu mengontrol tekanan darah agar tetap stabil.

  • Kesehatan mata

Daun katuk adalah salah satu sumber vitamin A yang bagus untuk mengobati penyakit mata, pertumbuhan sel, meningkatkan ketahanan tubuh, kesehatan reproduksi serta menjaga kesehatan kulit.

CARA MENGOLAH DAUN KATUK

            Memasak daun katuk sama halnya dengan mengolah sayuran hijau lainnya. Walaupun tidak ada hal yang berbeda dalam pengolahannya akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu pada saat memasak daun katuk sebaiknya jangan terlalu lama. Jika dimasak terlalu lama, kualitas daun katuk akan menurun. Hal ini karena nutrisi di dalamnya akan mengalir keluar ketika dimasak. Disarankan untuk menambahkan santan saat mengolah sebab cara ini cukup baik untuk meningkatkan manfaat daun katuk karena provitamin A di dalamnya akan bereaksi menjadi vitamin A.