Jengkol

on

Jengkol adalah tanaman polong-polongan yang bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral dengan warna lembayung tua. Biji buah jengkol memiliki kulit ari tipis dengan warna coklat mengkilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.

Manfaat Jengkol bagi Kesehatan

  1. Pembentukan jaringan tubuh
  2. Mencegah anemia
  3. Mencegah osteoporosis
  4. Membantu menangkal radikal bebas
  5. Membantu mengatasi penyakit jantung
  6. Merampingkan perut
  7. Mencegah diabetes
  8. Mencegah penyempitan pembuluh darah
  9. Mengatasi sembelit
  10. Menjaga kesehatan janin

Efek Samping Mengkonsumsi Jengkol

  1. Mengkonsumsi jengkol secara berlebihan dapat menyebabkan efek toksik ke jantung, ginjal, hati dan pancreas.
  2. Biji jengkol sedikit beracun karena adanya kandungan asam jengkol, sebuah asam amino yang dapat menyebabkan djenkolism (keracunan biji jengkol). Gejala yang muncul antara lain terjadinya kejang otot, pirai, retensi urin, dan gagal ginjal akut. Kondisi tersebut terutama dialami pria.
  3. Memakan jengkol dalam jumlah sedikit menciptakan masalah penampilan, karena menghasilkan bau mulut, keringat, feses, dan urin. Sebenarnya bau ini bisa diatasi dengan membersihkan diri dengan peralatan kebersihan yang mengandung pengharum, seperti pasta gigi, cairan kumur, sabun, dan deodoran. Bau pada waktu kencing dapat dikurangi apabila pembilasan dilakukan sebelum dan sesudah kencing dengan jumlah air yang cukup atau bila perlu dibilas dengan cairan pembersih.
  4. Selain bau, jengkol dapat mengganggu kesehatan seseorang karena mengkonsumsi jengkol berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan kristal di saluranurin, yang disebut “jengkolan”. Ini terjadi karena jengkol mengandung asam jengkolat yang tinggi dan sukar larut di air pada pH yang asam. Risiko terkena jengkolan ini bervariasi pada setiap orang dan dipengaruhi secara genetik oleh lingkungan.