Jarong

JARONG

Tanaman Jarong (Achyranthes aspera Linn) merupakan tanaman  tahunan yang tumbuh tegak dan tingginya mencpai 1 m, batangnya persegi 4 berwarna hijau atau sedikit merah muda, dan memiliki cabang yang banyak.

Kandungan Kimia:

Pada tanaman jarong adalah: reliosa, ramnosa, alkaloid akirantin, glokosa dan glaktosa.

Pada bagian biji mengandung: hentriakkontan, dan sapogenin.

Pada bagian akar mengandung: betain, ecdysterone, triterpenoid, dan saponins.

Khasiat Jarong :

Radang usus (enteritis), Demam, Radang paru-paru, Sakit saat menstruasi, Infeksi ginjal, Malaria, Muntah dara, dan Amandel.

  • Nifas

Daun jarong 7 helai, air 110 ml, kemudian dibuat infus atau diseduh. Diminum 2 kali sehaari pagi dan sore sebanyak 100 ml.

  • Haid tidak teratur

Daun jarong 4 grm, sambang colok 4 grm, air 110 ml, direbus atau diseduh, diminum 1 kali sehari dipagi hari sebanyak 100 ml

  • Gondongan

Akar jarong direbus hingga mendidih, setelah dingin kemudian diminum. Selain itu akarnya dapat dilumatkan untuk ditempelkan pada gondongan.

  • Kencing batu

Rebus seluruh bagian tanaman jarong yang masih segar sebanyak 18-30 grm atau tumbuhan kering sebanyak 12-24 grm. Kemudian airnya diminum sebelum makan sebanyak 1 hari sekali.

  • Radang tenggorokan atau batuk

Cuci bersih tanaman jarong yang masih segar sebanyak 50 grm, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bawang putih, lalu haluskan, tambhkan setengah cangkir air gula sambil diaduk hingga rata, lalu peras dan saring. Diminum 3 kali sehari dalam jangka waktu 5 hari.