Anting-Anting

on

Acalypha australis L atau anting-anting adalah tanaman yang sudah dikenal sejak dulu menjadi tanaman obat. Tanaman yang tumbuh di lereng gunung ini memiliki ciri khas daun berseling dengan bentuk bulat lonjong sampai lanset dengan bagian ujung dan pangkal daun lancip dengan tepi bergerigi serta memiliki panjang 2,5 hingga 78 cm dan lebar 1,5 hingga 3,5 cm. Daun anting-anting memiliki kandungan zat astringen, asam karbonat, tannin serta kaempferol.

Ramuan Tradisional :

  • Mengobati disentri amoeba

Pilih tanaman anting-anting yang sudah mengering, ambil batangnya kira-kira 30-60 gr untuk direbus. Setelah mendidih, air rebusan tadi diminum sebanyak 2 kali. Lakukan secara rutin untuk 5 sampai 10 hari.

  • Mengobati dermatitis, eksim, luka koreng

Pilih tanaman anting-anting yang masih segar secukupnya saja kemudian direbus. Gunakan air rebusan ini untuk mencuci bagian kulit yang sakit.

  • Mengobati batuk, mimisan atau berak berdarah

Tanaman anting – anting kering 30-60 gram, kemudian direbus dan diminum setelah dingin.

  • Mengobati diare

Sediakan anting-anting yang kering sebanyak 30-60 gr, kemudian direbus sampai mendidih. Diminum air rebusan tadi setelah agak dingin.

  • Disentri basiler

Tanaman anting – anting kering 30-60 gram, lalu ditambah portulaka 30 gram, lalu gula 30 gram, kemudian direbus dan diminum setelah dingin.

  • Diare dan muntah darah

Tanaman anting – anting kering 30-60 gram, kemudian direbus dan diminum setelah dingin.

  • Luka luar

Lumatkan anting-anting ditambah sedikit gula pasir kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.